get this blog

Kamis, 02 Juni 2011

Bazar Kampus


LAPORAN KEGIATAN BAZAR
25- 27 Mei 2011


Sedikit Ulasan

Dalam bazar yang diselenggarakan didepok kali ini, kelompok kami mempromosikan snack sebagai produk primer, serta baju dan pulsa sebagai produk sekundernya.

Laporan Kegiatan dan kendala

Hari- 1

Kegiatan yang telah dijadwalkan adalah seminar pukul 09.00 wib sampai dengan pukul 12.00 wib lalu presentasi hasil laporan kegiatan kami selama menjalankan kewirausahaan sejak 6 bulan yang lalu pukul 13.00 wib dan bazar.
Saya kebagian jaga stand sejak pagi, sedangkan teman- teman yang lain ikut seminar digedung 4 lt.6. meski stand yang disediakan ada sekitar 47 stand dengan beragam produk, pengunjung sangat sepi sejak awal bahkan sampai dengan teman- teman selesai seminar dan bergabung di stand kami. Saya rasa bukan karena sosialisasi yang kurang, karena kegiatan ini adalah kegiatan dari jurusan diploma II bisnis dan kewirausahaan yang rutin diadakan setiap tahunnya. Saya juga merasa stand yang disediakan terlalu sempit untuk menampung 3 kelompok dengan 1 meja saja, bukankah itu artinya panitia tidak menyediakan cukup ruang untuk kami memajang lebih banyak produk yang kami bawa? Meski begitu, untungnya beberapa baju dan snack kami terjual juga.

Hari- 2

Kegiatan hari kedua lebih ramai dari sebelumnya, karena ada temu orang tua wali murid kelas 1 atas undangan kampus. Berbeda dari hari pertama yang agak menegangkan, hari kedua kami lebih banyak menghabiskan didalam dan halaman stand, ikut berkeliling melihat produk- produk lain yang mungkin bisa menarik hati kami dan memang sebenarnya banyak, tapi tanggal akhir bulan rasanya bukan waktu yang tepat berbelanja..haha..
Dari sekitar 47 stand banyak yang berdagang pernak- pernik, aksesoris, tas, boneka, baju, terutama makanan. Ada beberapa partisipan bukan dari kalangan mahasiswa saja, namun juga dosen dan sponsor.
Sekitar pukul 14.30 wib, kami digiring Ibu Ira salah satu pengurus kegiatan untuk ikut seminar digedung D lt.6 bersama para orang tua wali murid, temanya cukup penting ujar beliau. Seminar itu sendiri, terdiri dari beberapa wacana, seperti pengenalan kampus dan program yang dimiliki universitas gunadarma, fasilitas dan akses- akses penting, ada juga tanya jawab, serta ulasan bank DKI yang telah lama bekerjasama dengan universitas gunadarma dalam penyelenggaraan administrasi dan tenaga kerja, serta ada bahasan tentang entrepeneurship. Disamping itu semua, hal yang paling menarik bagi saya adalah berada ditengah- tengah para orang tua yang menaruh harapan besar pada putera- puteri mereka terlebih kepada universitas dimana mereka mempercayakan pendidikan dan pengajaran yang terbaik bagi putera- puteri mereka. Mungkin saya adalah orang yang selalu dramatisir dan sensitif, tapi bagi saat itu saya hanya meraskan haru karena orang- orang disekeliling saya saat itu adalah mereka yang pekerja keras, yang menyayangi dan peduli dengan pendidikan putera- puteri mereka. Mungkin karena orang tua saya tidak akan berada disini, tahun ini ataupun tahun lalu, mungkin karena saya kuliah atas nama pribadi, tidak terikat secara financial atau apapun dengan orang tua saya, saya jadi berfikir, benar- benar salah, bila putera- puteri mereka menyalahgunakan pengorbanan orang tua mereka untuk hal- hal yang dapat mengecewakan mereka. Sebagai mahasiswa saya tahu, tak semua teman- teman saya pun menghargai dan bersungguh- sungguh dalam perkuliahan mereka. Kira- kira pukul  16.30 wib kami kabur untuk merapikan stand dan mengurus penitipan barang- barang kelompok kami. Dan meski tidak banyak, alhamdulillah snack dan 2 baju kami terjual.

Hari- 3

Kegiatan hari ini hanya dijadwalkan bazar dan music corner. Panitia menyediakan panggung kecil untuk menghibur dan meramaikan kegiatan ini. Sebagai hari terakhir, hari itu sangat santai dan banyak yang tidak memfokuskan pada penjualan. Ada formulir laporan yang disediakan panitia untuk masing- masing stand yang rata- rata diisi oleh 3 kelompok peserta. Seharusnya juga ada pengumuman pemenang bazar, karena kegiatan ini sejak awal termasuk kompetensi, namun bahkan sampai saat tulisan ini dibuat saya tidak tahu kelompok mana yang berhasil menjadi pemenang.
Perasaan ingin segera menyelesaikan hari ini sangat saya rasakan, kesan dan pengalaman yang saya ambil dari kegiatan ini adalah, produk- produk inovatif lebih ramai dan menarik pengunjung. Seperti tas rajut dan etnik didepan stand kami yang juga dijaga oleh Bapak Roshwan, pembimbing kelompok kami dalam kegiatan ini, cukup mendapat respon dari pengunjung, atau juga produk kecantikan semacam air oxygen yang berbahan dasar air murni, dengan promosi produk yang menarik meiliki banyak peminat, termasuk saya, he..itu hanya 2 contoh kecil, itu berarti menjual hal yang sangat biasa sepertinya lebih berat menembus pasar dari pada produk- produk inovatif.
Sekitar pukul 16.00 wib pengorbanan cuti 3 hari untuk mengikuti kegiatan ini pun akhirnya terbayar dengan dibagikannya sertifikat pekan diploma. Wah, tanpa sertifikat ini, bisa- bisa saya kurang syarat sidang nantinya. Akhirnya saya harus pulang dan bisa beristirahat dengan tenang ( waduh).

Senin, 16 Mei 2011

Selalu Ada Promotor Hebat Dibalik Suksesnya Sebuah Konser


BRUNO Mars sukses menghibur sembilan ribu penonton di Istora, Senayan, Jakarta tadi malam (5/4).  Penyanyi, penulis lagu dan juga music  producer kelahiran Hawaii ini seolah membius penikmatnya.

[ Cuplikan dari http://hileud.com ]

Lintascafe – Tadi malam (5/4) Bruno Mars berhasil mengajak sekitar 6.500 penonton bernyanyi bersama saat acara konser yang digelar di Istora Senayan, Jakarta Selatan. Penampilan Bruno tadi malam benar – benar berhasil membuat penonton menikmati nyanyiannya dari awal hingga akhir konser.


Bruno Mars sukses memukau ribuan penggemarnya di Indonesia. Penyanyi bernama asli Peter Gene Hernandez itu menghipnotis seisi Istora Senayan dengan lagu-lagu hitsnya seperti The Other Side, Billionaire, Lazy Song dan lainnya.


Aksi panggung Bruno Mars di konser bertajuk The Doo-Wops & Hooligans Tour di Istora Senayan Jakarta selasa malam, 5 april 2011 kemarin, benar-benar menyihir lebih dari 7500 penonton yang kebanyakan ABG di konser tadi malam.


Itulah beberapa cuplikan berita tentang kesuksesan konser bruno mars yang dipromotori oleh Java Musikindo pada tanggal 5 April 2011 lalu.

Sejarah Singkat

Java Music Indo sendiri didirikan oleh Adrie Subono sejak Oktober 1994. Berbekal keyakinan bahwa bisnis hiburan tidak akan pernah mati dan sampai kapanpun manusia membutuhkan hiburan, maka pria kelahiran tahun 11 Januari 1954 ini pun mewujudkan keyakinannya tersebut dengan mendirikan Java Musikindo.

Prestasi

Sampai saat ini Java Musikindo dikenal sebagai promotor musik paling konsisten dan berpengalaman dalam menghadirkan artis Indonesia maupun manca Negara, berikut beberapa nama besar tersebut:

  1. Saigon Kick – 1995
  2. Frente – 1997
  3. BoyZone – 1997
  4. Indonesia Philharmonic Orchestra – 1999
  5. Westlive – 2000
  6. Arkana – 2001
  7. The Cranberries – 2002
  8. Las Ketchup – 2003
  9. Hoobastank – 2004
  10. Maskim with Twillitte Orchestra – 2005
  11. Westlive – 2006
  12. Muse – 2007
  13. Incubus – 2008
  14. Bullet For My valentine – 2009
  15. Placebo – 2010
  16. Maroon 5 – 2011
  17. Bruno Mars – 2011
 Analisis

Siasat dan kelebihan Java Musikindo sebagai Event Organizer dalam menghadirkan dan mengadakan berbagai acara konser diindonesia adalah:

  1. Kerjasama dan siasat persaingan pasar
Selain kerjasama yang baik antara EO dan artis, kerjasama yang baik dengan sponsor pun sangat penting. Untuk mengadakan sebuah konser musik yang besar dan mendatangkan artis yang terkenal di internasional, pasti membutuhkan dana yang sangat besar. Oleh karena itu, sponsor yang diajukan haruslah sesuai dengan artis yang didatangkan dan masih berhubungan dengan tema konser

  1. Pemilihan produk
Promotor even organizer harus jeli dalam memilih acara atau artis yang akan dijual ke publik. Contohnya adalah dengan mencari artis baru yang sedang membesarkan namanya atau artis legendaris yang memiliki hits baru. Menentukan  sasaran pasar kemudian efiisiensikan semua yang dimiliki dengan menentukan prioritas semua yang dibutuhkan.

  1. Komitmen
Komitmen untuk menghadirkan yang terbaik dan berkualitas didunia membuat Java Musikindo memiliki tujuan meraih sukses setiap mengadakan konser. Artis dan musisi yang dipilih sangat selektif. Begitu pula dengan opening band yang dipilih untuk membuka konser musisi mancanegara, dipilih dari musisi local yang dianggap mampu dan professional sehingga tidak mengecewakan penonton.

  1. Promosi
Promosi adalah bagian penting yang cukup menentukan dalam pengadaan suatu acara. Java Musikindo selalu mempromosikan acara lewat segala media, baik cetak, elektronik termasuk pamphlet, poster dan sebagainya.

  1. Komunikasi
Selain itu Andri Subono secara pribadi selalu membuka komunikasi dengan konsumen jasanya lewat twitter, facebook, blogs pribadi dan sebagainya. Membuka peluang penggemar band atau artis tertentu memberikan usul dan menyampaikan segala hal yang tentu menjadi masukan tersendiri. Hal ini merupakan strategi cerdas bagi seorang promotor karena dapat menjadi pertimbangan dan ukuran statistik minat dari masyarakat.

  1. Kegiatan
Selain sebagai seorang Even Organizer, andri subono pun sering memberikan seminar dan pelatihan tentang Even Organizer itu sendiri.

  1. Efisiensi Tenaga
Mengadakan sebuah acara tidak diperlukan banyak orang, untuk menghindari terjadinya miskomunikasi, namun semua orang yang bertanggungjawab mengatur acara haruslah orang yang benar-benar mampu menjalankan perannya masing-masing. Java Musikindo sendiri hanya memiliki 8 orang (5 orang wanita dan 3 orang pria) untuk memegang tanggungjawab dalam 12 konser dengan kurang lebih 60.000 penonton yang diadakan Java Musikindo selama tahun 2008.

  1. Kepuasan Artis
Andrie memiliki tips, agar artis yang didatangkan puas dengan kinerja dan selalu mengingat nama promotornya. Turutilah permintaan artis sebisa mungkin, mulai dari konsumsi hingga peralatan panggungnya, kemudian buatlah nama EO yang mudah diingat dan memiliki ciri khas, sehingga orang dapat langsung mengenal kita ketika artis menyebutkan nama kita dalam konsernya.


Sumber:

http://www.itb.ac.id/news/2296.xhtml

Jumat, 29 April 2011

Laporan Penjualan [ Softskill ]

 
Nama            : Tuti Erawati
Kelas            : 2Da05
Npm             : 40209665
Tugas/ MK     : Laporan Penjualan/ Kewirausahaan



 

1.       Produk
Produk yang dijual adalah aneka snack dengan label “SNACKqw”. Jenis usaha yang dijalankan termasuk usaha dagang karena mengambil produk dari produsen yang kemudian dipasarkan dengan kemasan baru. Harga yang dibandrol adalah Rp 2.500,-,  ukuran besar dengan harga Rp 5.000,- dan ukuran besar dengan harga Rp 8.000,- per kemasannya.

2.       Placement
Secara pribadi pemasaran hanya berkisar area kantor tempat bekerja

3.       Strategi Pemasaran
Cara pemasaran yang dilakukan adalah dengan personal selling

4.       Laporan Penjualan Per Personal

Laporan penjualan SNACKqw”
Des 2010 s.d Mar 2011

Bln
Mgg
Item Persediaan
Harga
Beli
Harga
Jual
Qty
Jumlah
Des
1 & 2
Snack ukuran kecil
Rp        1.500,-
Rp        2.500,-
4
Rp 10.000,-


Snack ukuran sedang
Rp        4.500,-
Rp        5.000,-
4
Rp 20.000,-


Snack ukuran besar
Rp        7.000,-
Rp        8.000,-
2
Rp 16.000








3
Snack ukuran kecil
Rp        1.500,-
Rp        2.500,-
6
Rp 15.000,-


Snack ukuran sedang
Rp        4.500,-
Rp        5.000,-
-
-


Snack ukuran besar
Rp        7.000,-
Rp        8.000,-
-
-
Total




Rp  61.000,-







Jan
1 & 2
Snack ukuran kecil
Rp        1.500,-
Rp        2.500,-
14
Rp 35.000,-


Snack ukuran sedang
Rp        4.500,-
Rp        5.000,-
-
-


Snack ukuran besar
Rp        7.000,-
Rp        8.000,-
-
-
Total




Rp 35.000,-







Feb
1 - 4
Snack ukuran kecil
Rp        1.500,-
Rp        2.500,-
30
Rp 75.000,-


Snack ukuran sedang
Rp        4.500,-
Rp        5.000,-
-
-


Snack ukuran besar
Rp        7.000,-
Rp        8.000,-
-
-
Total




Rp 75.000,-







Mar
1 - 4
Snack ukuran kecil
Rp        1.500,-
Rp        2.500,-
25
Rp 62.500,-


Snack ukuran sedang
Rp        4.500,-
Rp        5.000,-
-
-


Snack ukuran besar
Rp        7.000,-
Rp        8.000,-
-
-
Total




Rp 62.500,-






Total penjualan



85
Rp 233.500,-


5.       Kendala
Jenis snack yang kurang variatif sesuai dengan persediaan yang ada sering kali menjadi kendala penjualan.

6.       Keterangan
Pemilihan usaha dagang dikarenakan waktu yang mana kelompok kami sebagian besar sudah bekerja dan disibukkan dengan kegiatan kuliah yang cukup padat.